Wonderful Indonesia di Australia

11/12/2011 14:47

 

Atas prakarsa Primo Alui Joelianto, Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan dengan perantaraan Fattah Johan, Editor-in-Chief OZIP, serta dukungan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia, maka Mario Blanco membuka pameran bertemakan "Wonderful Indonesia" dari lukisan-lukisannya dan beberapa buah lukisan ayah kandungnya, Don Antonio Blanco di Melbourne (9/11). Lukisan-lukisan yang diukir oleh tangan Mario Blanco dan ayahnya adalah salah satu karya yang patut dibanggakan dari Indonesia.

Mario mampu mengupas filosofi yang sangat dalam pada setiap hasil karyanya. Contohnya dalam sebuah hasil lukisan buah kelapa, Mario Blanco mengajak kita untuk melihat buah kelapa dari sudut pandang yang lain. "Hidup harusnya seperti buah kelapa yang memiliki manfaat besar bagi orang lain," ujarnya. Lukisan Mario Blanco memiliki tiga konsep terpenting: sensitivitas, inspirasi dan struktur.

Mario Blanco dikenal sebagai The Young Master oleh banyak orang. Meskipun talenta melukis yang Mario Blanco miliki diturunkan dari ayahnya, namun aliran dari lukisannya cukup berbeda. Mario Blanco menganut aliran impresionis, sedangkan Antonio Blanco menganut aliran ekspresionis.
 
Mario mengaku memilih tema "Wonderful Indonesia" karenakan begitu banyak kecantikan dari seni budaya di Indonesia yang bisa dinikmati oleh semua orang di dunia. Tidak hanya kecantikan alam, tetapi juga karya seni lukis yang dibuat oleh para pelukis Indonesia adalah salah satu ciri khas budaya Indonesia.

"Perancis adalah pusat seni nomor satu di dunia. Tetapi, sebelum ayah saya meninggal, beliau pernah mengatakan bahwa Bali juga memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat seni di dunia," tegas Mario.

Keindahan dari pameran lukisan-lukisan Mario Blanco dan Don Antonio Blanco ini dipamerkan di gedung Melbourne International Fine Art (MiFA). Bryan Collie, yang merupakan direktur dari gedung MiFA itu sendiri mengatakan bahwa ia sangat menyukai keunikan dari setiap lukisan Mario Blanco.


Malam Pembukaan

Acara dari malam pembukaan pameran lukisan ini dimulai dengan indahnya permainan musik gamelan dan tarian Bali dari Perhimpunan Masyarakat Bali di Melbourne. Semua tamu menikmati keindahan dari musik asli Indonesia tersebut. Diikuti dengan acara ramah tamah  sambil ditemani oleh sajian jajanan pasar.

Terdapat 26 karya lukis dan fotografi yang bisa dinikmati oleh semua pengunjung selama pameran berlangsung. Setiap lukisan dan fotografi dibingkai dengan bingkai-bingkai yang sangat cantik dan berbau tradisional. Dari 26 karya lukis dan fotografi itu 10 lukisan dan 1 fotografi adalah karya Don Antonio Blanco, 9 fotografi dan  6 karya lukis lainnya adalah hasil ukiran dari tangan Mario Blanco sendiri. Mario mengatakan bahwa setiap goresan dan ukiran dari semua lukisan memiliki artinya sendiri-sendiri.

Respons dari masyarakat Melbourne dan Sydney terhadap pameran ini umumnya cukup baik, hanya sangat disayangkan pamerannya berlangsung tiga hari saja di setiap kota dan itupun diadakan pada hari kerja dan pada jam kerja kantor , sehingga banyak yang hendak melihat pameran seusai jam kantor atau weekend terpaksa gigit jari.

Namun pameran Lukisan yang dilakukan oleh Mario Blanco yang didukung oleh pemerintah ini setidaknya dapat menjadi langkah awal dari promosi Indonesia diluar negeri yang lebih gencar seperti yang dilakukan oleh pendahulunya seperti Salvador Dali, Picasso, Van Gough, Leonardo da Vinci.

Sumber : National Geographic Indonesia