Reaktor "Candle" Produksi Listrik Lebih Murah

11/12/2011 13:56

 

Teknologi reaktor nuklir kini sudah semakin maju, bahkan reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan konsep "Candle" selain akan membuat harga listrik menjadi sangat murah juga memiliki tingkat keselamatan sangat tinggi.


"Reaktor Candle akan mengubah dunia," kata Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Zaki Su’ud pada seminar "Kesiapan Pembangunan PLTN di Indonesia" di Jakarta, Kamis (1/12/2011).

Zaki mengatakan, reaktor Candle yang diinisiasi oleh Terra Power Project milik Bill Gates itu 10 kali lebih efisien daripada reaktor nuklir konvensional. Reaktor tersebut menjadikan harga listrik hanya Rp 200-400 per kWh, bandingkan dengan listrik PLN yang harganya lebih dari Rp1.000 per kWh.

Harga yang kompetitif tersebut disebabkan teknologi reaktor Candle ini tidak memerlukan proses pengayaan Uranium lagi yang memakan modal sangat besar, tetapi langsung dipasok oleh Uranium alam. Reaktor ini juga mampu membakar limbah nuklir (Plutonium) untuk menambah pasokan energinya. Selama ini limbah radioaktif menjadi sesuatu yang dikhawatirkan oleh dunia karena selain membahayakan lingkungan juga bisa menjadi bahan baku senjata nuklir.

Selain efisien, reaktor generasi lanjut ini juga memiliki tingkat keselamatan tinggi yang tidak tergantung pada bagaimana operator menjalankannya dan apakah pasokan listrik ada atau tidak. Reaktor itu, ujar Zaki, mengandalkan pada hukum-hukum alam dan punya sistem keselamatan sendiri yang secara otomatis bekerja ketika terjadi kecelakaan.

Reaktor Fukushima di Jepang sempat mengalami kegagalan pendinginan akibat generator listrik mati dirusak oleh tsunami sehingga menyebabkan terjadinya ledakan hidrogen. "Hal itu tidak akan terjadi pada reaktor lanjut ini," kata Zaki.

Zaki mengatakan, ia telah meriset dan memodifikasi (modified candle) reaktor dengan konsep Candle tersebut sehingga memiliki kelebihan, seperti desain yang fleksibel dan lebih opersional dibandingkan reaktor Candle.

Sumber : ANT