Penemuan Planet Baru

29/03/2011 15:28

SEBUAH tim ilmuwan internasional, termasuk beberapa yang berafiliasi pada UC Santa Barbara, telah menemukan planet baru seukuran Jupiter. Soal temuan itu diterbitkan dalam jurnal Nature edisi 18 Maret.

Planet yang disebut Corot-9b itu ditemukan dengan teleskop ruang angkasa Corot yang dioperasikan lembaga ruang angkasa Prancis, Centre National dí…tudes Spatiales (CNES). Planet itu ditemukan mengorbit pada sebuah bintang serupa matahari kita dan berada di konstelasi Serpens Kauda pada jarak 1.500 tahun cahaya dari bumi.

Tim itu beranggota 60 astronom dari seluruh dunia, termasuk Shporer Avi yang berafiliasi pada UCSB Las Cumbres Observatory Global Telescope Network (LCOGT) yang berbasis di Goleta, California, AS. Tiga ilmuwan LCOGT ilmuwan, yakni Tim Lister, Rachel Street, dan Marton Hidas, juga terlibat tim itu.

“Corot-9b adalah tempat transit pertama planet ekstrasurya yang pasti mirip planet di tata surya kita, yaitu Jupiter,” kata Shporer. “Apa yang khusus tentang planet itu adalah transit sebuah bintang dan itu iklim planet tersebut. Ia memiliki potensi besar untuk studi masa depan tentang karakteristik fisik dan suasana.”

Planet itu kebanyakan terbuat dari hidrogen dan helium. Namun dapat berisi hingga 20 massa bumi dari unsur-unsur yang lebih berat, termasuk batu dan air di bawah tekanan tinggi. Jadi tampaknya sangat mirip sistem tata surya planet raksasa, Jupiter dan Saturnus. (gbs/informasiteknologiterbaru-53)

Robot Anak-anak

SEBUAH robot berbentuk anak di bawah lima tahun dikembangkan secara ekstrem sehingga lebih menyerupai anak kecil yang nyata. Robot bernama iCub itu dibuat untuk menguji teori tentang anak-anak bertumbuh, berpikir, dan belajar.

Robot itu dirancang oleh konsorsium berbagai universitas di daratan  Eropa. Konsursium itu merancang iCub sebagai model anak berusia dua tahun. Namun saat ini tangan robot itu seukuran dengan tangan anak berusia delapan tahun. Sebab, terlalu sulit untuk membuat tangan mekanik yang berfungsi penuh tetapi lebih kecil.

“Kami sekarang memiliki tangan yang terlihat seperti itu dari tangan anakberusia 18 bulan,” kata Darwin Caldwell, seorang insinyur Institut Teknologi Italia di Genoa. “Tangan itu memiliki hampir semua gerak yang kita miliki di tangan manusia.”

Robot itu juga mendapatkan sepasang kaki baru. Kaki itu lebih ringan dan kuat sehingga membuatnya cukup kuat untuk menangani guncangan dan goresan. Desainnya juga membuat robot itu lebih aman bagi setiap manusia di sekitarnya. (gbs/informasiteknologiterbaru-53)

Superkomputer bagi Kanker

ONTARIO Cancer Institute sedang membuat superkomputer yang dapat membantu menemukan cara mengatasi kanker yang lebih efektif. Tujuan dari riset yang berumur 10 tahun tersebut adalah mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kanker. Riset itu dilakukan dengan mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai macam algoritma untuk menganalisis data kompleks.

Selain Ontario Cancer Institute, tim tersebut juga memiliki ilmuwan dari Princess Margaret Hospital, University Health Network and Buffalo, dan Hauptman-Woodward Medical Research Institute.

Pemimpin proyek Igor Jurisica menyatakan bahwa mendesain obat yang dapat mengatasi kanker memerlukan analisis interaksi protein. Berbagai algoritma diperlukan untuk menginterpretasikan banyak data.

Bagian lain dari penelitian juga mencakup pemahaman struktur protein untuk menemukan cara mengatasi kanker. Hal itu membutuhkan pembentukan kristal dan menentukan kondisi optimal untuk membentuk kristal berkualitas. Namun pendekatan tersebut teradang “masalah teknologi informasi yang besar,” kata Jurisica, dengan kombinasi protein menghasilkan lebih dari 90 juta gambar untuk dianalisis dan diinterpretasikan.

“Jadi, tugas kami adalah membuat algoritma yang dapat menganalisis dan mengklasifikasi gambar untuk memperoleh hasil dari eksperimen. Kami membutuhkan kekuatan komputer yang luar biasa untuk menangani kompleksitas itu,” katanya.

Mereka menggunakan superkomputer IBM System Cluster 1350 dengan DCS9550 Disk Storage System dan perangkat lunak Deep Computing Visualization dari IBM untuk menciptakan gambar beresoluti tinggi yang dibutuhkan untuk analisis. Sistem itu juga mencakup 1.344 core processor dalam sebuah cluster Linux yang berkinerja 12.5 teraflops (3 triliun kalkulasi per detik) dengan kapasitas penyimpanan 150TB


#maaf telat postingnya karena saya baru menemukan artikel ini kemarin
Sumber : http://devoav1997.webnode.com/