Koleksi Budaya Islam DIY Masuk Museum Islam Nusantara

24/07/2011 17:58

 

 

Koleksi kebudayaan dan peninggalan sejarah Islam di DIY akan masuk Museum Islam Nusantara yang rencananya akan dibangun di kawasan makam Gus Dur yang berada di Jombang, Jawa Timur.

Direktur Nilai Sejarah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Shabri Aliaman menjelaskan koleksi DIY mewakili sejarah perkembangan Islam di Indonesia. "Museum ini akan menampilkan berbagai koleksi perkembangan Islam di Nusantara, seperti arsitektur masjid, kesusastraan Islam, hingga penulisan sejarah Islam yang meliputi sejarah masuknya Islam ke Nusantara, termasuk peninggalan budayanya," kata Shabri ketika melakukan kunjungan di Benteng Vredeburg Yogyakarta, Kamis (21/7).
Saat ini, Kemenbudpar sedang merancang tahap awal, yakni penyusunan sejarah Islam yang akan menghasilkan naskah akademik. Penyusunan naskah akademik menjadi dasar kajian tata koleksi. Naskah akademik ini diharapkan mempercepat pembangunan museum yang sudah digagas beberapa bulan lalu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DIY Djoko Dwiono mengatakan koleksi DIY tidak secara merta dapat dipindahkan ke Museum Islam Nusantara. Pemindahan koleksi ini membutuhkan proses yang lama seperti masalah MoU hingga perizinan. “Saya agak ragu apakah koleksi DIY bisa dibawa kesana. Koleksi tersebut adalah aset pemerintah daerah. Apalagi koleksi Islam yang ada di keraton, itu adalah aset keraton dan tak mungkin dipindahkan karena ada pemiliknya,” papar Djoko di ruang kerjanya di Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Jumat (22/7).
Djoko menyarankan agar koleksi Islam milik Yogyakarta dibuatkan tiruan untuk dipamerkan di tempat lain. Proses duplikasi dimulai tahun 2011 dan saat ini masih dilakukan oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. “Kami bisa mempertontonkan koleksi asli bila Museum Islam Nusantara memang mengadakan pameran temporer dengan tema khusus,”tambahnya.
Djoko pun mengaku belum diajak berdikusi oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan mengenai pemindahan koleksi budaya Islam DIY ke Museum Islam Nusantara.

Sumber : National Geographic Indonesia,  http://naruto-devoav1997yahoocom.blogspot.com